Kamis, 18 September 2014

Ahli Metafisika Nusantara Arkand Bodhana Zeshaprajna

Ahli Metafisika Nusantara Arkand Bodhana Zeshaprajna

Ahli Metafisika Nusantara Arkand Bodhana Zeshaprajna
Hello sahabat Nusantara. Apa kabar kalian?? Insyallah sehat selalu. Pada hari ini aku akan memperkenalkan kepada kalian Ahli Metafisika asal Yogyakarta. Ahli Metafisika ini adalah konsultan nama dan waktu. Namanya adalah Arkand Bodhana Zeshaprajna,. Beliau sendiri adalah alumni University of Metaphysics International. Selama 11 tahun di mempelajari metafisika secara mendalam.

Banyak yang mengatakan Metafisika itu berkaitan dengan ilmu sihir, ahli ramalan atau adanya bantuan makhluk halus seperti jin dan syaitan. Padahal secara logika Ilmu Metafisika itu Murni ada pada diri setiap manusia, dan mencakup luas disemesta ini. Bahkan dikeseharian kita ilmu metafisika itu pasti! gak ada campur tangan jin atau sejenisnya. Arkand sendiri pasti setuju tentang pendapatku ini. Seperti yang dikatakannya :
"Contoh kesehariannya pernah saya tulis juga, ilmu metafisika di dunia kedokteran itu dilarang melakukan operasi besar untuk pasien saat bulan purnama, karena pada waktu itu darah manusia sulit mengering karena pengaruh medan magnet yang besar, karena saat itu posisi bulan sangat dekat dengan bumi,"

Pada beberapa bulan lalu, Arkand sempat diundang di acara tv nasional, Kick Andy. Disana beliau ditanyakan tentang bagaimana dan apa itu ilmu metafisika. dan beberapa pengalaman Arkand yang cukup menyakinkan. Ada satu pertanyaan yang ditanyakan presenter Kick Andy, ini sebelum pemilihan Capres Cawapres 2014. Arkand mengatakan potensi terpilihnya presiden baru atas nama Bapak Joko Widodo. Dan katanya nama Joko Widodo itu sangat bagus, dan akan berpeluang untuk menjadi sosok yang baik dan disegani. Kunjungi :
www.youtube.com/watch?v=MfOZUsiyk-Y

Arkand mengatakan selain bisa melihat struktur nama orang, bisa juga nama suatu oraganisasi, produk, bahkan negara. bicara soal negara, Arkand telah melihat struktur nama Indonesia yang menurutnya sedikit tidak baik dalam struktur nama. Akan tetapi ada nama yang pernah dipakai Indonesia beberapa tahun yang lalu, yang pada waktu itu membuat kondisi Indonesia membaik. Tidak lain nama itu adalah Nusatara. Menurutnya Nusantara memiliki struktur nama yang cukup bagus, bahkan akan lebih jika dipakai pada abad ini.
Terakhir dari Arkand, dia mengatakan jika nama Indonesia tidak segera diganti menjadi Nusantara, pada tahun 2020 akan mengalami krisis hebat yang bahkan akan memecahbelahhkan Indonesia.
 



Jumat, 12 September 2014

Motor Trail Viar Siap Jelajahi Nusantara



Motor Trail Viar Siap Jelajahi Nusantara

Jakarta - Mengendarai motor trail sambil keliling Indonesia pasti asyik. Sambil menguji ketangguhan motor trail terbarunya, PT Viar Motor Indonesia pun akan mencoba menaklukkan wilayah Indonesia dari barat sampai timur Indonesia.

Event keliling Indonesia yang bertajuk 'Menapak Jejak Khatulistiwa, Merajut Kembali ke Indonesia Kita' akan dimulai tepat pada 11 September 2014.
Total jarak yang ditempuh dalam event naik motor trail ini sejauh 25.000 km selama 90 hari.

Ekspedisi ini dikemas seekstrem mungkin, menembus berbagai medan yang ada di seluruh Indonesia, baik menyusuri lereng perbukitan maupun gurun, menyusuri sungai, danau dan pantai sekalipun, sehingga dapat menunjukkan performa Viar Trail serie Adventur.

"Ridernya pun dipilih orang-orang yang sudah cukup berpengalaman dalam menaklukan segala medan, sehingga program ini diharapkan dapat memberikan bukti kepada seluruh masyrakat akan ketangguhan produknya serta dapat memberikan masukan kepada pabrikan VIAR untuk terus berbenah memperbaiki kualitas Viar ke depan," ujar Deputy Director Marketing Viar Motor Indonesia Akhmad Zafitra Dalie.

Riders yang ditetapkan oleh Viar adalah Piters Tanujaya, Inuk Blazer, Tatto Sapoetro dan Ivhan Badai. Mereka semua adalah pebalap nasional.

Dalam perjalanan, ada lima unit Viar CrossX 200 yang digunakan dalam ekspedisi ini. Touring ini dibagi dalam tiga etape yakni etape menjelajahi Sumatera, etape kedua menjelajahi Kalimantan-Sulawesi, dan terakhir Etape Jawa-Bali-Nusa
Sumber: oto.detik.com

Minggu, 07 September 2014

Best Of The Best Nusantara

Nusantara di penghargaan foto dunia

Lebih dari 122 ribu foto dari 170 negara di dunia turut serta dalam Sony World Photography Award.

Dari ribuan foto itu terpilihlah para kandidat pemenang, termasuk dua foto dari Indonesia.

Fahmi Husain, kandidat dalam kategori umum, memotret perempuan penenun sutra dari Tosora, Sulawesi Selatan.

Diko Risanto, terpilih dalam kategori Muda, yakni penghargaan untuk fotografer berusia di bawah 20 tahun. Foto Diko juga mengenai anak muda, seorang anak pemain pentulan dalam tari jathilan yang populer di Jawa.Foto-foto para kandidat akan dipamerkan di Somerset House, London.

Berikut foto dari kedua kandidat tersebut :

 

 

 

 

Rabu, 03 September 2014

You light up my world This is a clever use of illustration and type for my success peace.
 I really like the different usage of textures throughout the piece.